Beranda DAERAH Dukung Budaya Membaca, Riskijen Tanjung Hadirkan Pojok Literasi di Sidikalang

Dukung Budaya Membaca, Riskijen Tanjung Hadirkan Pojok Literasi di Sidikalang

123
Dukung Budaya Membaca, Riskijen Tanjung Hadirkan Pojok Literasi di Sidikalang

DAIRI – Kabupaten Dairi, khususnya Kota Sidikalang, memiliki potensi besar untuk terus berkembang melalui peningkatan budaya membaca dan menulis di tengah masyarakat. Di tengah kesibukan aktivitas sehari-hari, kehadiran ruang yang mendukung kegiatan literasi menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan minat baca sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat dalam memperluas wawasan dan pengetahuan.

Semangat tersebut diwujudkan oleh Riskijen Tanjung melalui pendirian sebuah Pojok Literasi yang berlokasi di Jalan Merdeka, Pasar Lama, Sidikalang, Kabupaten Dairi. Pojok Literasi ini resmi diluncurkan pada Sabtu, 3 Oktober 2026, sebagai ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat dunia literasi.

Peresmian Pojok Literasi tersebut menghadirkan Sindi W. Brampu sebagai pembicara. Kehadirannya menjadi bagian dari kegiatan peluncuran yang mengangkat pentingnya membaca, menulis, serta membangun kebiasaan berpikir kritis di tengah masyarakat.

Pendirian Pojok Literasi ini diharapkan dapat menjadi alternatif ruang belajar yang terbuka bagi masyarakat, terutama generasi muda. Melalui ketersediaan ruang literasi, pengunjung diharapkan memiliki kesempatan untuk membaca, menambah pengetahuan, bertukar gagasan, dan mengembangkan kreativitas.

Pojok Literasi yang didirikan Riskijen Tanjung ini juga memiliki waktu operasional yang cukup panjang. Tempat tersebut dibuka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 22.00 WIB, sehingga masyarakat dapat berkunjung dan memanfaatkan fasilitas literasi sesuai waktu luang masing-masing.

Kehadiran ruang literasi di kawasan Pasar Lama Sidikalang diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap kegiatan membaca dan belajar. Lebih dari sekadar tempat membaca buku, Pojok Literasi ini berpotensi menjadi ruang pertemuan gagasan, tempat berbagi pengetahuan, serta wadah untuk menumbuhkan semangat belajar sepanjang hayat.

Semangat yang mendasari gerakan ini terangkum dalam sebuah kutipan yang menjadi pengingat akan pentingnya literasi dalam kehidupan masyarakat.

“Satu buku yang dibaca, sejuta pemikiran terbuka. Satu kata yang ditulis, satu jejak peradaban tercipta.”

Kutipan tersebut menggambarkan bahwa membaca dan menulis bukan sekadar aktivitas sehari-hari, melainkan bagian penting dari proses membangun pola pikir, memperkaya wawasan, dan meninggalkan kontribusi bagi perkembangan peradaban.

Dengan hadirnya Pojok Literasi yang diinisiasi Riskijen Tanjung, masyarakat Dairi, khususnya Sidikalang, diharapkan semakin memiliki ruang untuk mengembangkan budaya literasi. Inisiatif ini juga diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang dekat dengan buku, pengetahuan, dan pertukaran ide.

Pada akhirnya, tumbuhnya budaya literasi membutuhkan keterlibatan bersama. Dukungan masyarakat, komunitas, dan berbagai pihak akan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan ruang literasi agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak orang, baik saat ini maupun pada masa mendatang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini